PLAYWRIGHT · SELENIUM · WEB AUTOMATION
Playwright vs Selenium: Mana yang Cocok untuk Automation?
Playwright dan Selenium sama-sama dipakai untuk mengendalikan browser. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan project dan ekosistem test yang sudah ada.
Kapan Playwright menarik?
- Ingin API modern dengan auto-waiting.
- Membutuhkan Chromium, Firefox, dan WebKit.
- Ingin tracing, screenshot, dan network control dalam satu tool.
Kapan Selenium masih masuk akal?
- Project sudah besar dan stabil di Selenium.
- Tim membutuhkan ekosistem WebDriver yang sudah lama digunakan.
Kesimpulan
Untuk project baru yang berfokus pada web testing modern, Playwright layak dipertimbangkan. Untuk project legacy, biaya migrasi harus dihitung.